Sabtu, 19 Juni 2021

7 INDIKATOR DALAM MELAKUKAN PEMASARAN INTERNASIONAL

 

KERJASAMA EKONOMI INTERNASIONAL

coba kalian perhatikan barang-barang disekitar kamu! Seperti kulkas, televisi, motor atau handphone kamu. Coba perhatikan darimana barang-barang tersebut dibuat? Apakah semuanya dari Indonesia? Pasti tidak, pasti ada yang dibuat di Jepang, Amerika, atau bahkan Tiongkok ya kan? Barang-barang tersebut bisa ada dirumah kamu berkat adanya kerjasama ekonomi internasional lhoYuk bahas apa itu kerjasama ekonomi internasional!


Nah, dalam definisinya kerja sama ekonomi internasional merupakan suatu kerja sama dalam bidang ekonomi yang dilakukan oleh suatu negara dengan negara lain yang saling menguntungkan. Kerja sama ini dapat melibatkan dua negara saja maupun lebih. Kerjasama ekonomi internasional ini memiliki dampak yang sangat penting bagi kemajuan negara. Bayangin deh kalau Indonesia menutup diri mungkin kamu tidak bisa memegang handphone atau komputer sekarang? Dengan saling bekerjasama, berorganisasi antar negara dapat menciptakan iklim kerjasama ekonomi antar negara lho, dengan begitu dapat mempercepat pertumbuhan dan kestabilan ekonomi negara tersebut.


Bentuk-Bentuk Kerjasama Ekonomi Internasional

Kerja sama ekonomi ini terbagi ke dalam empat kategori, yaitu kerja sama ekonomi bilateral, regional, multilateral, dan antarregional.

Kerja sama ekonomi bilateral merupakan bentuk kerja sama ekonomi yang melibatkan dua negara yang tujuannya adalah untuk saling membantu. Misalnya adalah kerja sama antara Indonesia dengan Singapura atau Indonesia dengan Swedia.

Sementara itu, kerja sama ekonomi regional adalah kerja sama ekonomi yang diikuti oleh beberapa negara di wilayah tertentu. Contohnya adalah kerja sama ekonomi di negara-negara Asia Tenggara (ASEAN) atau negara-negara Eropa (MEE).

Kerja sama ekonomi multilateral atau internasional adalah bentuk kerja sama ekonomi yang melibatkan banyak negara dan tidak terikat oleh wilayah atau area tertentu. Contoh kerja sama ekonomi multilateral adalah OPEC, WTO, dan IMF.

kerja sama ekonomi antarregional adalah kerja sama ekonomi antara dua kelompok kerja sama ekonomi regional. Contohnya adalah kerja sama antara ASEAN dengan MEE 


Manfaat kerjasama ekonomi internasional tidak hanya sebatas itu saja, ternyata ada manfaat lainnya antara lain:

1. Meningkatkan Pendapatan Negara

Apakah kalian pernah dengar tentang “Pahlawan devisa negara”? Yup, TKI (Tenaga Kerja Indonesia) menjadi salah satu contoh manfaat kerjasama ekonomi antar negara. TKI yang bekerja di luar negeri akan mendapatkan gaji dengan mata uang di negara tersebut, ketika mereka mengalihkan dana asing tersebut ke Indonesia, terjadi transaksi pembelian rupiah dan inilah yang memberikan pemasukan pada negara. Bayangkan berapa juta TKI diluar negeri yang melakukan transaksi seperti ini setiap bulannya, tentu hal ini sangat positif bagi kas negara, meningkatkan pendapatan negara. Selain TKI, kegiatan ekspor juga peran penting, Indonesia negara yang kaya akan hasil buminya menjadi negara pemasok sumber-sumber bahan baku bagi negara-negara yang memiliki keterbatasan alam sumber daya alam, seperti Amerika dan China. Kedua contoh tersebut berperan penting dalam meningkatkan pendapatan negara dalam bentuk devisa. Devisa yang terus bertambah akan bermanfaat bagai percepatan pembangunan, pembayaran utang luar negeri, dan semakin meningkatnya pertumbuhan ekonomi.

2. Menjaga Kestabilan Harga dalam Negeri

Masih ingatkan prinsip terbentuknya harga di pasar? Yup, berkaitan dengan jumlah permintaan dan penawaran. Bisa dibaca lagi disini definisi dan faktor yang memengaruhi permintaan dan penawaran. Jika produksi lebih sedikit dari permintaan tentu akan terjadi kenaikan harga. Untuk mengatasi hal ini, perlu adanya penyeimbang antara permintaan dan keterbatasan produk yaitu dengan memperbanyak jumlah produksi tentunya dengan solusi terbaik adalah dengan menambah kuota impor yang disesuaikan dengan permintaan masyarakat. Nah, karena itu Indonesia pernah melakukan impor daging sapi, beras, garam. Tujuannya adalah untuk memenuhi permintaan dalam negeri, ketersediaan barang akan menjaga harga relatif stabil dan murah.

3. Memperluas Ketersedian Lapangan Kerja

Kerjasama ekonomi internasional akan membuka pasar ekspor. Permintaan ekspor yang terus bertambah maka akan menciptakan lapangan kerja baru. Ketersediaan lapangan kerja akan meningkat seiring dengan tingginya permintaan ekpor, karena salah satu faktor yang menentukan tingkat kelancaran produksi yang terus meningkat adalah sangat bergantung pada adanya jumlah tenaga kerja yang cukup disamping kebutuhan akan ketersediaan barang baku.

Cotohnya pengusaha asing berinvestasi di Indonesia, maka mulailah mereka mendirikan pabrik-pabrik industri, pasti mereka membutuhkan tenaga lokal untuk memperkecil pengeluaran perusahaan. Peluang inilah yang akan membuka banyaknya ketersediaan lapangan kerja seiring bertambahnya investor yang masuk ke Indonesia. 

4. Mempercepat Pembangunan Nasional

Salah satu langkah yang digunakan Indonesia untuk mempercepat pembangunan nasional adalah dengan meminjam dana dari Bank Dunia. Dengan pinjaman tersebut Indonesia dapat membuka banyak pelabuhan baru, bandara baru, dan tol laut antar pulau. Hal ini ditujukan untuk mempercepat proses distribusi dan mempermudah jangkauan, sehingga semua masyarakat bisa merasakanpemerataan pembangunan nasional.


5. Alih Teknologi

Pernah terbayang tidak jika sekarang Indonesia tidak mengenal teknologi? Tidak menggunakan handphone atau komputer dan teknologi lainnya. Perhatikan dunia saat ini, semua berkembang dengan begitu cepat. Semua itu hanya bisa dicapai dengan bantuan teknologi. Dengan masuknya teknologi ke negara kita, maka kesempatan bagi kita untuk mempelajari dan menguasai teknologi tersebut, terlebih jika kita bisa mengembangkan lebih jauh dan menciptakan yang lebih canggih lagi. Kondisi ini akan menciptakan para ahli di bidang teknologi.

Apa yang terjadi jika Indonesia tidak melakukan kerjasama ekonomi internasional? Bisa dipastikan Indonesia akan menjadi negara yang tertinggal dan kalah bersaing dengan negara lain. Beruntungnya Indonesia membuka diri dan melakukan kerjasama ekonomi internasional, sehingga kita bisa bersaing dengan negara lain. Kalau kamu ingin belajar lebih banyak lagi materi-materi seru dengen metode yang kekinian dan beda dari biasanya.

 

  

PENTINGNYA EKONOMI RAKYAT


Peran Penting UMKM dalam Sektor Ekonomi

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah adalah kelompok usaha dengan jumlah yang paling besar. Namun, ternyata usaha ini kerap dianggap sebelah mata, padahal berperan yang besar bagi perekonomian di Indonesia. Hal ini terbukti saat krisis moneter pada tahun 1997, di mana kala itu satu per satu perusahaan besar tumbang, tetapi bisnis UMKM tetap ada dan berperan bagi perekonomian saat itu. UMKM adalah usaha produktif yang dimiliki perorangan atau badan usaha yang sudah memenuhi kriteria sebagai usaha mikro. Usaha ini berskala kecil dan bersifat padat karya dan melibatkan berbagai aktivitas ekonomi dan bisnis, baik dari segi manajemen, teknologi, investasi, ataupun perlindungan hak cipta.

Peran Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) atau Usaha Kecil Menengah (UKM) dalam pertumbuhan perekonomian suatu negara dinilai penting. UMKM memiliki kontribusi besar dan krusial bagi perekonomian Indonesia. Kriteria UMKM Menurut Undang-undang Nomor 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), usaha kecil didefinisikan sebagai kegiatan ekonomi produktif yang berdiri sendiri. Usaha ini dilakukan perorangan atau badan usaha yang bukan merupakan anak perusahaan atau bukan cabang perusahaan yang dimiliki, dikuasai atau menjadi bagian baik langsung maupun tidak langsung dari usaha menengah atau usaha besar serta memenuhi kriteria lain.

Peran UMKM dalam Perekonomian Indonesia

Dilansir dari situs Bappenas, di Indonesia UMKM memiliki kontribusi atau peranan cukup besar, yaitu:

1.Perluasan kesempatan kerja dan penyerapan tenaga kerja.

2.Pembentukan Produk Domestik Bruto (PDB).

3.Penyediaan jaring pengaman terutama bagi masyarakat berpendapatan rendah untuk menjalankan kegiatan ekonomi produktif.

Berdasarkan Sensus Ekonomi 2016 tersebut, terdapat 3 bidang usaha Usaha Mikro Kecil (UMK) non pertanian yang usahanya menempati urutan teratas dalam perekonomian nasional yaitu:

1. Perdagangan besar dan eceran. Usaha di bidang perdagangan besar dan eceran adalah penjualan barang tanpa proses mengubah bentuk produk yang diperdagangkan, kecuali penyortiran atau pengemasan ulang. Biasanya pedagang membeli dalam skala besar untuk dijual lagi secara eceran.

2. Penyediaan akomodasi dan penyediaan makan minum. Usaha akomodasi dan penyediaan makan minum meliputi restoran, rumah makan, kafe, katering dan yang serupa.

3. Industri pengolahan. Industri pengolahan yang dimaksud meliputi berbagai kegiatan produksi yang mengubah bentuk bahan baku atau mentah menjadi barang setengah jadi atau barang jadi yang siap digunakan atau dikonsumsi. Contohnya industri garmen yang mengubah kapas menjadi kain, industri konveksi yang mengubah kain menjadipakaian,danlainnya.


DIVERSIFIKASI PRODUK SETIAP NEGARA



Melansir Forbes, diversifikasi merupakan strategi pengembangan produk baru. Dalam praktiknya, kamu membangun product line anyar dan menggarap pasar yang juga baru.Diversifikasi ini bisa saja terjadi di tingkat bisnis. Dalam proses ini, inovasimu dilakukan dalam lingkup industri sekarang. Meski begitu, segmen pasarnya sudah berbeda.Selain itu, ada juga terobosan yang berlangsung di tingkat korporasi. Ini terjadi ketika ciptaan barumu punya industri yang benar-benar berbeda dengan sekarang.

Di luar proses inovasi di atas, ada pula tiga tipe pembedaan produk lainnya. Melansir Corporate Finance Institute, ketiganya adalah:

1. Diversifikasi konsentris

Misalnya, ada sebuah perusahaan susu kemasan. Susu ini hanya bisa dikonsumsi oleh anak-anak, orang dewasa, hingga lansia.

Nah, demi inovasi, perusahaan ini akhirnya mengembangkan susu khusus untuk balita. 

Proses inilah yang dinamakan dengan diversifikasi konsentris. Produk baru perusahaan tak jauh berbeda dengan yang sudah ada.

2. Diversifikasi horizontal

Kita kembali lagi ke contoh perusahaan susu. Misalnya, produk baru mereka adalah jus buah kemasan.


Proses pembuatan jus buah tentu sangat berbeda dengan susu. Meski begitu, mereka sama-sama dikemas sebelum dipasarkan.

 




Diversifikasi produk yang satu ini masuk ke dalam kategori horizontal. Ciptaan baru perusahaan berbeda, namun masih punya sedikit kesamaan dengan yang ada.

3. Diversifikasi konglomerat

Ternyata, inovasi perusahaan susu dan jus tak berhenti sampai di sana. Mereka juga ingin menjual lemari pendingin yang tengah diminati banyak orang.

Inilah yang dimaksud dengan diversifikasi konglomerat. Produk baru perusahaan sama sekali berbeda dengan yang ada, baik proses pembuatan maupun pasarnya.

Pentingnya Diversifikasi Produk

Tentu saja, inovasi ini bukan tanpa risiko. Produk baru bisa saja gagal, padahal kamu sudah mengeluarkan banyak uang dan tenaga saat mengembangkannya.

Lantas, kenapa kamu harus menerapkan strategi diversifikasi dalam proses pengembangan bisnis? Kenapa tak pakai strategi lainnya saja?

Nah, ternyata, trik inovasi ini punya sederet kelebihan. Kelebihan-kelebihan inilah yang membuat diversifikasi produk layak dipertimbangkan.

Kira-kira, apa sajakah kelebihan itu? Dirangkum dari Chron, ini dia informasinya :

1. Mengikuti perubahan

Pada zaman dulu, orang-orang harus pergi ke toko untuk berbelanja. Mereka bebas memilih produk apa saja, asalkan masuk ke gerai dan membawa lembar-lembar rupiah.

Di masa kini, hal itu tak lagi relevan. 

Orang bisa membeli apa pun, meski tengah tidur-tiduran di kasur dan tak memegang uang fisik. Sudah ada sistem jual-beli online dan uang digital.

Ini hanyalah satu di antara banyak inovasi yang mengubah hidup manusia. Selain itu, ada layanan streaming lagu dan film yang menggeser Walkman hingga DVD player.Bagaimana cara perusahaan bertahan di tengah perubahan ini? Diversifikasi produk adalah salah satu jawabannya.

Dengan menjual produk yang lebih sesuai dengan perkembangan teknologi, kamu bisa bertahan di pasar. Tak perlu lagi takut dianggap ketinggalan zaman.

2. Mengurangi risiko

Memang, inovasi punya bahaya tersendiri. Meski begitu, proses ini juga mengurangi risiko bisnis, lho.

Dalam usaha, ada saja ancaman yang datang dari sana-sini. Salah satunya adalah pesaing yang lebih kompetitif, masalah dalam produk, dan lain-lain.

Semua ini tentu bisa mengurangi penjualanmu. Nah, lewat strategi diversifikasi, kamu lebih mungkin bertahan diterpa tantangan itu.

Kompetitor dari produk A-mu lebih sukses? Tenang, ada produk B yang masih mampu menyokong kelangsungan perusahaan.Selain lewat beragam inovasi, masih ada banyak strategi lain yang bisa mengurangi risiko bisnis, lho.Salah satunya adalah lewat beragam ilmu bisnis. Dengan belajar, kamu tentu lebih siap menghadapi ancaman.



Contoh perusahaan dan produk yang sudah melakukan diversifikasi produk


 

 

 

 






Mengutip Business Insider, sebagian besar pemasukan Disney tak datang dari film dan serialnya, lho. Lewat strategi diversifikasi, lebih dari setengah pendapatannya datang dari Disneyland dan produk lainnya.Perusahaan yang ditemukan Walt Disney ini hanya satu contoh saja.

Masih ada perusahaan lain yang sukses menggunakan strategi ini.

Salah satunya adalah Apple. Melansir The Verge, hampir setengah pemasukanmereka datang dari lini produk iPhone. Padahal, awalnya, mereka hanya menjual komputer.




STRATEGI MEMASUKI PASAR INTERNASIONAL


Perusahaan Internasional



 

 

 

 









Perusahaan yang beroperasi lebih dari satu negara,mendapatkan keuntungan produksi, R & D,Pemasaran dan keuangan dengan biaya dan reputasi yang tidak terjangkau oleh para pesaing yang hanya bermain di pasar domestic. Industry internasonal dimana posisi persaingan perusahaan-perusahaan di pasar local. Nasional tertentu dipengaruhi oleh posisi internasional mereka.

Cara Memasuki Pasar Iternasional

1.Ekspor

2.Pemberian Lisensi

3.Aliansi Strategis

4.Akuisisi

5.Anak perusahaan baru yang dimiliki sepenuhnya.

 

1.Ekspor

Proses transportasi barang atau komoditas dari suatu negara ke negara lain. Proses ini seringkali digunakan oleh perusahaan dengan skala bisnis sampai menengah sebagai strategi utama untuk bersaaing di tingkat internasional. Strategi ekspor digunakan karena resiko lebih rendah, modal lebih kecil dan lebih mudah bila dibandingkan dengan strategi lainnya. Perusahaan-perusahaan industrial memulai ekspansi internasionalnya dengan mengekspor barang-barang atau jasa ke negara lain.

Ekspor di bagi menjadi dua jenis yaitu :

  •      Ekspor Langsung

Ekspor langsung merupakan salah satu cara menjual barang atau jasa dengan menggunakan perantara (esportir) yang tinggal di negara lain atau negara tujuan ekspor.Kegiatan penjualan ini dapat dilakukan melalui pihak distributor dan wakil penjualan perusahaan.

Keuntungan dari ekspor langsung yaitu salah satu kegiatan produksi tetap terpusat di negara asal dan adanya kontrol terhadap distribusi yang lebih baik.

Sedangkan untuk kekurangan dari ekspor langsung adalah memakan biaya transportasi yang jauh lebih tinggi untuk mengirim produk dalam jumlah besar, adanya hambatan dalam perdagangan, serta proteksionisme.

  •      Ekspor Tidak Langsung

Ekspor tidak langsung merupakan  sebuah cara di mana barang dijual melalui perantara di negara asal kemudian akan dijual oleh perantara tersebut melalui suatu perusahaan manajemen eskpor dan perusahaan pengekspor.

Kelebihan dari ekspor tidak langsung ialah salah satu sumber daya produksi yang terkonsentrasi dan tidak perlu menangani berbagai kegiatan ekspor secara langsung.Akan tetapi, kelemahan dari ekspor tidak langsung yaitu pada kontrol terhadap distribusi agak kurang dan juga pengetahuan seputar operasi di negara lain juga kurang.

Biasanya industri jasa ini akan menggunakan ekspor langsung. Sedangkan pada industri manufaktur bisa saja menggunakan ekspor langsung ataupun ekspor tidak langsung.

2.Pemberian Lisensi

Lisensi merupakan pemberian izin untuk melakukan produksi suatu produk atau jasa tertentu, yang mana produk atau jasa itu sebelumnya telah dipatenkan oleh yang menciptakannya pertama kali.

Lisensi juga sering diartikan sebagai suatu bentuk pemberian izin untuk memanfaatkan pertama kali. Lisensi dapat juga diartikan sebagai suatu bentuk pemberian izin untuk menggunakan hak atas kekayaan intelektual, dimana dapat diberikan pemberi lisensi kepada penerima lisensi dengan maksud supaya penerima lisensi dapat melakukan aktivitas usaha atau memproduksi produk tertentu dengan memanfaatkan hak atas kekayaan intelektual yang dilisensikan.

Sebagai Contoh pemberian lisensi pada Sony dan Philips

Bekerjasama dalam merancang CD dan saat ini dapat dilihat hasil karyanya dengan melisensikan hak-hak kepada perushaan-perusahaan untuk membuat CD dan kedua perusahaan tersebut mendapatkan royalty dari perusahaan yang memproduksi. Kelemahannya dalah rawannya terhadap pembajakan sehingga mempengaruhi omset penjualan CD, ironinya karena dengan kemajuan teknologi hal tersebut mudah dilakukan. Gambar Sony dan Philips

3.Aliensi Strategis

Strategi Aliansi (Strategic Alliances) yaitu perjanjian bisnis di mana dua atau lebih perusahaan memutuskan untuk melakukan kerjasama guna mendapatkan keuntungan bersama. Partner-partner dalam aliansi strategi setuju untuk menggabungkan aktivitas riset dan pengembangan, keahlian dalam pemasaran dan kemampuan manajerial. Aliansi strategi hanyalah salah satu metode yang dilakukan perusahaan agar dapat masuk atau melakukan ekspansi operasi internasional.

Usaha patungan (join venture) adalah bentuk khusus aliansi strategis yang merupakan gabungan dua atau lebih perusahaan untuk menciptakan entitas bisnis baru yang secara hokum terpisah dan berbeda dari induk perusahaannya. Usaha patungan biasanya berbentuk perusahaan dan dimiliki oleh induk perusahaan dengan proporsi sesuai hasil negoisasi.

Sebagai contoh, Kodak dan Fuji bekerjasama dengan tiga peusahaan pembuat kamera untuk membuat catridgefilm baru.Kolaborasi tersebut memungkinkan Kodak dan Fuji berbagi biaya pengembangan, dan mencegah perang iklan jika kedua peusahaan tersebut meluncurkan catridge yang berbeda (Suharto, 2009).Tujuan utama dari strategi ini adalah memungkinkan suatu perusahaan/ group untuk mencapai tujuan tertentu yang tidak dapat dicapai dengan usaha sendiri (Dicken, 1992).

4.Akuisisi

Menurut PSAK (Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan) No. 2, paragraf 08 tahun 1999, akuisisi adalah suatu penggabungan usaha dimana salah satu perusahaan yaitu pengakuisisi (acquirer) memperoleh kendali atas aktiva neto dan operasi perusahaan yang diakuisisi (acquiree) dengan memberikan aktiva tertentu mengakui suatu kewajiban atau mengeluarkan saham.


Berdasarkan bentuk dasar dan objek akuisisi terdapat tiga prosedur dasar yang tepat dilakukan perusahaan untuk mengambil alih perusahaan lain yaitu sebagai berikut

1. Akuisisi Saham

Cara pertama adalah dengan mengambil alih perusahaan lain dengan cara membeli saham perusahaan tersebut, dibeli baik secara tunai ataupun menggantinya dengan saham ataupun obligasi.

2. Merger atau konsolidasi

Cara kedua adalah dengan cara merger atau menggabungkan dua perusahaan atau lebih sehingga nama salah satu perusahaan dipakai untuk keduanya. Sedangkan konsolidasi digunakan untuk menunjukkan penggabungan dari dua perusahan atau lebih dan kemudian kedua nama perusahaan tersebut hilang dan digantikan dengan nama baru perusahaan gabungan.

3. Akuisisi Aset

Perusahaan dapat mengakuisisi perusahaan lain dengan jalan membeli aktiva perusahaan tersebut. Cara ini akan menghindarkan perusahaan dari kemungkinan memiliki pemegang saham minoritas. Akuisisi aset dilakukan degan cara pemindahan hak kepemilikian aktiva-aktiva yang dibeli.


TUJUAN MELAKUKAN EKSPANSI BISNIS

Pengertian Ekspansi



Definisi dari ekspansi adalah aktivitas meningkatkan skala atau luas jangkauan sebuah usaha, yang ditandai dengan proses penciptaan pasar baru, perluasan fasilitas, perekrutan pegawai, dan aspek terkait lainnya.

      3 Motivasi Perusahaan Melakukan Ekspansi

·         Mengakses Calon Pelanggan Baru

Ekspansi ke pasar dunia diyakini akan memberi potensi untuk meningkatkan pendapatan, laba dan growth jangka panjang, sehingga perusahaan dapat menjadi perusahaan domestik yang mapan.

·         Mengefisienkan Biaya Sambil Meningkatkan Daya Saing usaha.

Umumnya perusahaan melakukan ekspansi karena pasar domestik dan industri mereka sudah terbatas. Dengan ekspansi, daya saing perusahaan meningkat karena mengkapitalisasi kompetensi dan kapabilitas utamanya demi memperoleh keuntungan kompetitif di pasar luar negeri, seperti halnya pada pasar domestik.

·         Pemerataan Risiko

Ekspansi yang dilakukan perusahaan akan menyebar atau membagi risiko bisnisnya melalui perluasan jaringan pasar yang telah ada, sehingga beban per unitnya semakin ringan.Seiring perjalanan waktu, perusahaan yang tumbuh dengan konsisten dapat menjadi pusat evolusi komunitas serta ekonomi di sekitarnya. Selanjutnya lapangan pekerjaan baru bermunculan, berbagai usaha yang berkaitan pun akan turut berkembang.

7 Manfaat dan Tujuan dari Ekspansi Produk Adalah


·         Pertumbuhan dan Diversifikasi.

Untuk mencapai pertumbuhan skala, pasar saham, maupun diversifikasi usaha yang cepat, perusahaan dapat melakukan merger maupun akuisisi, karena dengan begitu perusahaan tidak memiliki risiko adanya produk baru.

Ekspansi bisnis melalui merger atau akuisisi juga menjadikan perusahaan mampu menekan pesaing, sehingga bisa lebih fokus menjalankan bisnis.

·         Sinergi

Sinergi yang baik paska merger atau akuisisi akan menghasilkan perpaduan biaya overhead yang mampu meningkatkan pendapatan dibanding sebelum merger.

Ketika perusahaan yang melakukan merger berada dalam kategori bisnis yang sama, efektifitas sinergi akan jelas terlihat karena fungsi dan tenaga kerja yang berlebihan dapat dihilangkan. Kerjasama dan komitmen yang bagus memungkinkan usaha melanjutkan bisnis dengan lebih percaya diri.

·         Meningkatkan Dana

Bergabung dengan perusahaan yang punya likuiditas tinggi akan membuat daya pinjam perusahaan meningkat, dan kewajiban finansial menurun.

·         Meningkatkan Skill Manajemen dan Teknologi

Peningkatan keterampilan manajemen dan teknologi perusahaan akan bersumber dari perusahaan merger. Dampak positifnya terlihat pada peningkatan motivasi kerja karyawan, sehingga produktivitas kerja meningkat.

·         Pertimbangan Pajak

Kerugian pajak bisa membebani perusahaan hingga > 20 tahun ke depan, atau sampai kerugian pajak dapat tertutupi. Strategi perusahaan untuk mengatasinya adalah dengan melakukan akuisisi terhadap perusahaan yang menghasilkan laba, untuk memanfaatkan kerugian pajak.

·         Peningkatan Likuiditas Usaha

Perusahaan memiliki likuiditas yang lebih besar melalui merger antar-perusahaan. Ketika skala perusahaan membesar, pasar saham akan lebih luas, lebih mudah diperoleh, sehingga lebih likuid dibandingkan ketika perusahaan masih kecil.

·         Proteksi dari Akuisisi (Pengambilalihan)

Proteksi ini dibutuhkan ketika sebuah perusahaan menjadi incaran akuisisi yang tidak bersahabat, seperti: Target firm dalam pembiayaan akuisisi perusahaan dengan utang, yang otomatis membuat kewajiban perusahaan menjadi terlalu tinggi untuk ditanggung oleh bidding firm yang berminat.

 Contoh perusahaan Indonesia yang telah berkenspansi :

Inaco

Produk keluaran INACO | Sumber: gulfood.com
info gambar

Perusahaan yang didirikan pada tahun 1999 ini sudah tidak asing bagi masyarakat Indonesia. Dengan produk andalan yaitu nata de coco yang terbuat dari kelapa asli Indonesia. Perusahaan ini pada awalnya memiliki nama PT Niramas Utama, namun melihat ekspansi global dalam sektor nata de coco begitu diterima oleh Jepang, kemudian lahirlah merk Inaco yang merupakan singkatan dari Indonesia Nata De Coco. Perusahaan ini menyadari bahwa kelemahan produk Indonesia adalah kualitasnya yang kurang dan juga standar produksi perusahaan dibawah rata-rata. Oleh karenanya kedua hal tersebut yang menjadi fokus dari Inaco. Segmen menengah keatas kemudian menjadi sasarannya agar sesuai dengan upaya peningkatan kualitas dan standar produksi. Kini Inaco sudah menjadi produk global yang bisa diterima oleh dunia, karena kualitas produk dan inovasi yang terus dilakukan.


PERIKLANAN STANDAR INTERNASIONAL



International advertising atau iklan internasional adalah iklan ditujukan untuk untuk audiens di lebih dari satu negara. Jenis iklan ini sangat kompleks karena melibatkan beragam audiens. 

Mengapa Iklan Internasional Lebih Kompleks? 



Keragaman tersebut termasuk dalam hal bagaimana mereka memandang atau menafsirkan simbol atau rangsangan, menanggapi humor atau daya tarik emosional, serta dalam tingkat literasi dan bahasa yang diucapkan. 

Proses komunikasi iklan dengan audiens target lebih kompleks karena komunikasi terjadi di berbagai konteks, yang berbeda dalam hal bahasa, literasi, dan faktor budaya lainnya. Selain itu, ada berbagai media berbeda yang memiliki keefektifan beragam antar satu negara dengan negara lainnya.

Selanjutnya, pengaturan iklan juga bervariasi. Ada perusahaan multinasional memusatkan keputusan dan anggaran iklan dan menggunakan agen yang sama atau terbatas di seluruh dunia. Disisi lain, ada perusahaan yang mendesentralisasi dan menyerahkan iklan di tangan anak perusahaan lokal, menghasilkan penggunaan agen periklanan lokal yang lebih besar.

Singkatnya, periklanan internasional merupakan proses komunikasi yang terjadi dalam berbagai budaya yang berbeda dalam hal nilai, gaya komunikasi, dan pola konsumsi. Ini melibatkan pengiklan dan agen periklanan yang bervariasi antar perusahaan. 

Proses


Proses komunikasi di pasar internasional melibatkan sejumlah langkah. 

  • Pengiklan menentukan pesan yang sesuai untuk audiens target. 
  • Menyandikan pesan sehingga akan dipahami dengan jelas dalam konteks budaya yang berbeda. 
  • Pesan tersebut kemudian dikirim melalui saluran media ke audiens yang kemudian menerjemahkan dan bereaksi terhadap pesan tersebut. 

Pada setiap tahap dalam proses, hambatan budaya dapat menghambat transmisi pesan yang efektif dan menghasilkan miskomunikasi.

Iklan Standar Atau Disesuaikan? 

Masalah penting dalam menentukan strategi periklanan internasional adalah apakah kampanye iklan di buat seragam di seluruh dunia ataukah disesuaikan dengan perbedaan di pasar lokal. Ini tergantung pada tujuan iklan. 

 Jika tujuan iklan adalah untuk mengembangkan citra perusahaan atau global yang kuat, maka kampanye global yang seragam lebih mungkin digunakan. Sebaliknya, ketika tujuannya adalah untuk meluncurkan produk atau merek baru, atau untuk lebih membedakan produk atau merek dari merek atau produk pesaing lainnya, kampanye lokal yang disesuaikan dengan pasar lokal menjadi lebih khas.

Keuntungan Dan Kelemahan Iklan Internasional



Kampanye global menawarkan sejumlah keuntungan dan kelemahan. Diantaranya adalah:

  • Menjadi sarana penting untuk membangun citra global yang kuat dan koheren untuk perusahaan dan penawaran di seluruh dunia. 
  • Penggunaan citra yang sama di berbagai negara membangun keakraban dan menghasilkan sinergi di seluruh pasar dunia. 
  • Memungkinkan pemanfaatan ide-ide bagus dan bakat kreatif secara global. 
  • Penyeragaman dengan menggunakan satu kampanye akan memberikan penghematan biaya besar. 

Sementara itu, ada sejumlah risiko yang perlu kita ketahui terkait dengan iklan internasional, diantaranya:

  • Pengembangan beberapa kampanye lokal dapat menyebabkan duplikasi upaya, menghasilkan citra merek yang tidak konsisten di seluruh negara dan kebingungan dalam benak konsumen. 
  • Respons di seluruh negara dan budaya, serta ketersediaan media dan peraturan pemerintah cenderung kampanye terstandarisasi. Meskipun perkembangan
  • Pengembangan salinan visual dan verbal yang bekerja secara efektif di beberapa negara menimbulkan tantangan kreatif yang besar. Ini karena pesan yang sama mungkin akan bermakna berbeda di negara lain.

 


KEBERHASILAN PRODUK / PERUSAHAAN INDONESIA DALAM MENAKLUKKAN PASAR INTERNASIONAL


Berikut adalah beberapa perusahaan indonesia yang telah menaklukkan pasar internasional dengan berbagai keunggulan produk-produknya

Sido Muncul

Logo Sido Muncul | Sumber: bisnisupdate.com
info gambar

Perusahaan yang bermula dari industri jamu rumahan di Semarang pada tahun 1951 ini telah menyentuh pasar ASEAN, Hong Kong, Timur Tengah, Australia, Eropa, bahkan Afrika. Sido Muncul membawa 250 produk unggulan ke pasar global, dan berhasil menjadi merk yang begitu dikenal oleh masyarakat global. Perusahaan ini mengalami proses yang panjang dalam melakukan ekspansi pasar, yang mana negara-negara lain masih memandang sebelah mata dengan kehadiran obat herbal. Namun tantangan ini bisa dikelola dengan membangun pabrik dengan standar internasional untuk food suplement dan Sido Muncul melakukan ekspansi melalui kategori tersebut.

ABN

Salah satu produk dari ABN | Sumber: indramuhtadi.com
info gambar

Perusahaan ini berkembang dalma sektor produksi alat kesehatan, yaitu tensimeter. Awalnya perusahaan ini hanya berkembang sebagai distributor alat-alat kesehatan, namun kemudian sang pemilik melihat adanya peluang dalam memproduksi komponen dari tensimeter yang terbuat dari karet. Terlebih, Indonesia kaya akan produksi karet sehingga potensinya sangat besar. Dengan strategi pemasaran dengan mengikuti pameran alat kesehatan di UEA, kini ABN sudah menjadi pilihan berbagai produsen tensimeter. Setidaknya kini ABN mengekspor produknya ke 30 negara, dengan jumlah 150.000 set per bulannya.

Polygon

Salah satu produk Polygon | Sumber: vitalmtb.com
info gambar

Perusahaan sepeda ini begitu dikenal oleh masyarakat Indonesia. Namun siapa yang sadar, Polygon yang memulai produksinya di Sidoarjo, telah berekspansi menjadi perusahaan global. Kini produknya tersebar di 62 negara di seluruh benua, bahkan di Jerman dan Perancis terdapat 50 toko polygon. Fokus dari perusahaan ini adalah kualitas yang menjadi jaminan bagi para pengendaranya. Terlepas dari ambisi untuk mengglobal, polygon juga berupaya tetap menjadi kebanggaan lokal. Sehingga masih banyak kita jumpai toko Polygon dan juga Rodalink yang merupakan anak perusahaan.

Pertamina Lubricants

Proses pembuatan produk Pertamina Lubricants | Sumber: tribunnews.com
info gambar

Keinginan Pertamina untuk menjadi perusahaan migas global, tergambar pada anak perusahaannya, PT Pertamina Lubricants. Perusahaan ini berfokus pada produksi pelumas dan melakukan ekspor hingga 25 negara di lima benua. Perluasan pasar memang menjadi visinya, karena industri pelumas yang cukup rentan. Pertamina Lubricants kemudian mengincar konsumen kelas atas melalui berbagai pameran otomotif, rally, maupun touring level dunia. Perusahaan ini menggandeng supercar – Automobili Lamborghini – untuk meningkatkan brand image dari Pertamina sendiri.

Telkom Indonesia

Logo Telin | Sumber: thetechrevolutionist.com
info gambar

Perusahaan ini sebenarnya sudah mengincar pasar global sejak tahun 2000. Hal ini disebabkan bisnis dalam bidang telekomunikasi memiliki karakteristik yang sama dimanapun. Namun ambisi tersebut baru dapat direalisasikan pada tahun 2012 ketika kepemimpinan Arief Yahya memiliki prioritas utama ekspansi internasional. Dibentuklah Telkom Internasional (Telin) sebagai fondasi Telkom untuk memperkenalkan diri. Telkom juga melakukan hubungan G2G (government to government) dengan harapan dapat emmbuka akses untuk berekspansi. Sasaran pasarnya juga lebih pada negara-negara yang memiliki banyak warga negara Indonesia seperti Malaysia, Hong Kong, Timor Leste, Arab Saudi, dan juga Taiwan.

Semen Indonesia

Pabrik Semen Indonesia | Sumber: katadata.co.id
info gambar

Semen Indonesia dapat disebut sebagai BUMN pertama yang berstatus multinational corporation karena telah berhasil mengakuisisi perusahaan asing – Thang Long Cement, Vietnam – pada tahun 2012. Upaya ini dilakukan oleh Semen Indonesia untuk mendapatkan brand image yang kuat. Sasaran pasarnya pun kini begitu luas, terutama di ASEAN dan juga Asia Selatan. Bahkan pabriknya di Myanmar kapasitas produksinya 500.000 ton dan sedang dalam proses pengembangan menuju 1,5 juta ton. Pengembangan ini cukup menjanjikan, karena pasarnya yang juga luas.

Garuda Indonesia

Garuda Indonesia | Sumber: garuda-indonesia.com
info gambar

Maskapai penerbangan asli Indonesia ini memang sudah mendapatkan citra yang cukup baik selama beberapa dekade terakhir. Dengan konsep layanan “Garuda Indonesia Experience”, maskapai ini berhasil bertahan di pasar global dengan menawarkan keunikan tersendiri dibandingkan dengan maskapai lainnya. Maskapai dengan jenis full service ini memanjakan penumpangnya dengan menyentuh 5 panca indera yang dimiliki manusia (penglihatan, pendengaran, penciuman, pengecap, dan juga sentuhan), yang dikaitkan pada kultur Indonesia. Kini maskapai tersebut dinobatkan sebagai maskapai bintang 5 dengan puluhan penghargaan baik dari Skytrax maupun CAPA.

GarudaFood

Produk GarudaFood | Sumber: kontan.co.id
info gambar

Perusahaan ini lebih berfokus pada produksi stik coklatnya, hingga banyak diterima oleh negara lain. Jika di Indonesia produk andalannya adalah Chocolatos, maka di India produknya diberi merk Gone Mad. Produk ini pun begitu diterima oleh pasar India. Proses pengembangan ini GarudaFood dilakukan dengan menggandeng Polyflex Pvt. Ltd untuk mendukung proses ekspansinya. Selain India, GarudaFood juga bekerjasama dengan perusahaan OEMnya di TIongkok. Perusahaan ini pada tahun 2008 kemudian mengakuisisi pabrik gula-gula Fuhua Jinjiang Yonghe untuk memperkuat posisinya di pasar Tiongkok.

Indomie

Produk Indomie | Sumber: tribunnews.com
info gambar

Produk yang merakyat ini nampaknya juga diterima oleh masyarakat dunia. Bagaimana tidak, Indomie dijual di 80 negara di berbagai benua di dunia. Pertama kali dibuat pada tahun 1970, kini Indomie yang berada ditangan Indofood telah memiliki pabrik di Malaysia, Arab Saudi, Nigeria, Kenya, dan lain sebagainya. Tentu di tiap negara dilakukan kerjasama denga perusahaan lokal, agar membuka akses yang lebih luas pada pasar. Benua Afrika kini menjadi fokus utama dari pengembangan, karena pasar yang begitu potensial disana. Dibuatlah pabrik di Nigeria dan Kenya, yang dapat menjangkau Afrika Barat dan Timur sekaligus. Jumlah investasinya pun tidak main-main, hingga US$ 7,3 juta. Pabrik ini memiliki kapasitas produksi 100 juta bungkus pertahun. Selain Afrika, pasar lainnya cukup besar, mengingat ciri khas yang dibawanya. Selain itu, Indomie juga selalu menjadi produk favorit bagi masyarakat Indonesia yang tinggal di luar negeri.

Mayora

Pabrik Mayora Indah | Sumber: mayoraindah.co.id
info gambar

Perusahaan yang dibentuk pada tahun 1982 ini dikenal sebagai produsen permen Kopiko, biskuit Malkist, hingga sereal Energen. Tidak puas berjalan di pasar lokal, kini perusahaan tersebut telah melakukan ekspansi ke pasar internasional. Ini diawali dengan melakukan ekspor ke negara-negara ASEAN yang kemudian meluas hingga memasuki pasar Amerika Latin. Kini setidaknya 80 negara telah menjadi pasar bagi Mayora. Strategi andalan dari perusahaan ini adalah “Mayora Marketing Way” yang mana tujuannya untuk memberikan sesuatu yang positif bagi seluruh pihak – konsumen, karyawan, dan juga stakeholders – untuk meningkatkan penjualan. Pada tahun 2014 perusahaan ini dinobatkan sebagai Top 100 Eksportir 2014 oleh Majalan SWA.

7 INDIKATOR DALAM MELAKUKAN PEMASARAN INTERNASIONAL

  KERJASAMA EKONOMI INTERNASIONAL coba kalian perhatikan barang-barang disekitar kamu! Seperti kulkas, televisi, motor atau  handphone  ka...