KERJASAMA EKONOMI INTERNASIONAL


Bentuk-Bentuk Kerjasama Ekonomi Internasional
Kerja sama ekonomi ini terbagi ke dalam empat
kategori, yaitu kerja sama ekonomi bilateral, regional, multilateral, dan
antarregional.
Kerja sama ekonomi bilateral merupakan bentuk
kerja sama ekonomi yang melibatkan dua negara yang tujuannya adalah untuk
saling membantu. Misalnya adalah kerja sama antara Indonesia dengan Singapura
atau Indonesia dengan Swedia.
Sementara itu, kerja sama ekonomi regional adalah
kerja sama ekonomi yang diikuti oleh beberapa negara di wilayah tertentu.
Contohnya adalah kerja sama ekonomi di negara-negara Asia Tenggara (ASEAN) atau
negara-negara Eropa (MEE).
Kerja sama ekonomi multilateral atau
internasional adalah bentuk kerja sama ekonomi yang melibatkan banyak negara
dan tidak terikat oleh wilayah atau area tertentu. Contoh kerja sama ekonomi
multilateral adalah OPEC, WTO, dan IMF.
kerja sama ekonomi antarregional adalah kerja sama ekonomi antara dua kelompok kerja sama ekonomi regional. Contohnya adalah kerja sama antara ASEAN dengan MEE
Manfaat kerjasama ekonomi internasional tidak hanya sebatas itu saja, ternyata ada manfaat lainnya antara lain:
1. Meningkatkan Pendapatan Negara

2. Menjaga Kestabilan Harga dalam Negeri
3. Memperluas Ketersedian Lapangan Kerja
Cotohnya pengusaha asing berinvestasi di Indonesia, maka mulailah mereka mendirikan pabrik-pabrik industri, pasti mereka membutuhkan tenaga lokal untuk memperkecil pengeluaran perusahaan. Peluang inilah yang akan membuka banyaknya ketersediaan lapangan kerja seiring bertambahnya investor yang masuk ke Indonesia.
4. Mempercepat Pembangunan Nasional
5. Alih Teknologi

PENTINGNYA EKONOMI RAKYAT
Peran Penting UMKM dalam Sektor Ekonomi
Usaha Mikro, Kecil, dan
Menengah adalah kelompok usaha dengan jumlah yang paling besar. Namun, ternyata
usaha ini kerap dianggap sebelah mata, padahal berperan yang besar bagi
perekonomian di Indonesia. Hal ini terbukti saat krisis moneter pada tahun
1997, di mana kala itu satu per satu perusahaan besar tumbang, tetapi bisnis
UMKM tetap ada dan berperan bagi perekonomian saat itu. UMKM adalah usaha produktif yang dimiliki perorangan
atau badan usaha yang sudah memenuhi kriteria sebagai usaha mikro. Usaha ini
berskala kecil dan bersifat padat karya dan melibatkan berbagai aktivitas
ekonomi dan bisnis, baik dari segi manajemen, teknologi, investasi, ataupun
perlindungan hak cipta.
Peran UMKM dalam Perekonomian Indonesia
Dilansir dari situs Bappenas, di Indonesia UMKM memiliki kontribusi atau peranan cukup besar, yaitu:
1.Perluasan kesempatan kerja
dan penyerapan tenaga kerja.
2.Pembentukan Produk Domestik
Bruto (PDB).
3.Penyediaan jaring pengaman terutama bagi masyarakat berpendapatan rendah untuk menjalankan kegiatan ekonomi produktif.
Berdasarkan Sensus Ekonomi 2016 tersebut, terdapat 3 bidang usaha Usaha Mikro Kecil (UMK) non pertanian yang usahanya menempati urutan teratas dalam perekonomian nasional yaitu:
1. Perdagangan besar dan
eceran. Usaha di bidang perdagangan besar dan eceran adalah penjualan barang
tanpa proses mengubah bentuk produk yang diperdagangkan, kecuali penyortiran
atau pengemasan ulang. Biasanya pedagang membeli dalam skala besar untuk dijual
lagi secara eceran.
2. Penyediaan akomodasi dan
penyediaan makan minum. Usaha akomodasi dan penyediaan makan minum meliputi
restoran, rumah makan, kafe, katering dan yang serupa.
3. Industri pengolahan.
Industri pengolahan yang dimaksud meliputi berbagai kegiatan produksi yang
mengubah bentuk bahan baku atau mentah menjadi barang setengah jadi atau barang
jadi yang siap digunakan atau dikonsumsi. Contohnya industri garmen yang
mengubah kapas menjadi kain, industri konveksi yang mengubah kain menjadipakaian,danlainnya.
DIVERSIFIKASI PRODUK SETIAP NEGARA
Di luar proses inovasi di atas, ada pula tiga tipe pembedaan produk lainnya. Melansir Corporate Finance Institute, ketiganya adalah:
1. Diversifikasi konsentris

Nah, demi inovasi, perusahaan
ini akhirnya mengembangkan susu khusus untuk balita.
Proses inilah yang dinamakan
dengan diversifikasi konsentris. Produk baru perusahaan tak jauh berbeda dengan
yang sudah ada.
2. Diversifikasi horizontal
Kita kembali lagi ke contoh
perusahaan susu. Misalnya, produk baru mereka adalah jus buah kemasan.
Proses pembuatan jus buah
tentu sangat berbeda dengan susu. Meski begitu, mereka sama-sama dikemas
sebelum dipasarkan.
Diversifikasi produk yang satu ini masuk ke dalam kategori horizontal. Ciptaan baru perusahaan berbeda, namun masih punya sedikit kesamaan dengan yang ada.
3. Diversifikasi konglomerat
Ternyata, inovasi perusahaan
susu dan jus tak berhenti sampai di sana. Mereka juga ingin menjual lemari
pendingin yang tengah diminati banyak orang.
Inilah yang dimaksud dengan
diversifikasi konglomerat. Produk baru perusahaan sama sekali berbeda dengan
yang ada, baik proses pembuatan maupun pasarnya.
Pentingnya Diversifikasi Produk
Tentu saja, inovasi ini bukan tanpa risiko. Produk baru bisa saja gagal, padahal kamu sudah mengeluarkan banyak uang dan tenaga saat mengembangkannya.
Lantas, kenapa kamu harus menerapkan strategi diversifikasi dalam
proses pengembangan
bisnis? Kenapa tak
pakai strategi lainnya saja?
Nah, ternyata, trik inovasi ini punya sederet kelebihan. Kelebihan-kelebihan
inilah yang membuat diversifikasi produk layak dipertimbangkan.
Kira-kira, apa sajakah kelebihan itu? Dirangkum dari Chron, ini dia informasinya :
1. Mengikuti perubahan
Pada zaman dulu, orang-orang
harus pergi ke toko untuk berbelanja. Mereka bebas memilih produk apa saja,
asalkan masuk ke gerai dan membawa lembar-lembar rupiah.
Di masa kini, hal itu tak lagi
relevan.
Orang bisa membeli apa pun,
meski tengah tidur-tiduran di kasur dan tak memegang uang fisik. Sudah ada
sistem jual-beli online dan uang digital.
Ini hanyalah satu di antara banyak inovasi yang mengubah hidup manusia. Selain itu, ada layanan streaming lagu dan film yang menggeser Walkman hingga DVD player.Bagaimana cara perusahaan bertahan di tengah perubahan ini? Diversifikasi produk adalah salah satu jawabannya.
Dengan menjual produk yang
lebih sesuai dengan perkembangan teknologi, kamu bisa bertahan di pasar. Tak perlu
lagi takut dianggap ketinggalan zaman.
2. Mengurangi risiko
Memang, inovasi punya bahaya
tersendiri. Meski begitu, proses ini juga mengurangi risiko bisnis, lho.
Dalam usaha, ada saja ancaman
yang datang dari sana-sini. Salah satunya adalah pesaing yang lebih kompetitif,
masalah dalam produk, dan lain-lain.
Semua ini tentu bisa
mengurangi penjualanmu. Nah, lewat strategi diversifikasi, kamu lebih mungkin
bertahan diterpa tantangan itu.
Kompetitor dari produk A-mu lebih sukses? Tenang, ada produk B yang masih mampu menyokong kelangsungan perusahaan.Selain lewat beragam inovasi, masih ada banyak strategi lain yang bisa mengurangi risiko bisnis, lho.Salah satunya adalah lewat beragam ilmu bisnis. Dengan belajar, kamu tentu lebih siap menghadapi ancaman.
Contoh perusahaan dan produk
yang sudah melakukan diversifikasi produkMengutip Business Insider, sebagian besar pemasukan Disney tak datang dari film dan serialnya, lho. Lewat strategi diversifikasi, lebih dari setengah pendapatannya datang dari Disneyland dan produk lainnya.Perusahaan yang ditemukan Walt Disney ini hanya satu contoh saja.
Masih ada perusahaan lain yang sukses menggunakan strategi ini.

Salah satunya adalah Apple. Melansir The Verge, hampir setengah pemasukanmereka datang dari lini produk iPhone. Padahal, awalnya, mereka hanya
menjual komputer.

Salah satunya adalah Apple. Melansir The Verge, hampir setengah pemasukanmereka datang dari lini produk iPhone. Padahal, awalnya, mereka hanya menjual komputer.
STRATEGI MEMASUKI PASAR INTERNASIONAL
Perusahaan Internasional
Perusahaan yang beroperasi lebih dari satu negara,mendapatkan keuntungan produksi, R & D,Pemasaran dan keuangan dengan biaya dan reputasi yang tidak terjangkau oleh para pesaing yang hanya bermain di pasar domestic. Industry internasonal dimana posisi persaingan perusahaan-perusahaan di pasar local. Nasional tertentu dipengaruhi oleh posisi internasional mereka.
Cara Memasuki Pasar Iternasional
1.Ekspor
2.Pemberian Lisensi
3.Aliansi Strategis
4.Akuisisi
5.Anak perusahaan baru yang
dimiliki sepenuhnya.
1.Ekspor
Ekspor di bagi menjadi dua
jenis yaitu :
- Ekspor
Langsung
Ekspor langsung merupakan salah satu cara menjual barang atau jasa
dengan menggunakan perantara (esportir) yang tinggal di negara lain atau negara
tujuan ekspor.Kegiatan penjualan ini dapat dilakukan melalui pihak distributor
dan wakil penjualan perusahaan.
Keuntungan dari ekspor langsung yaitu salah satu kegiatan produksi tetap
terpusat di negara asal dan adanya kontrol terhadap distribusi yang lebih baik.
Sedangkan untuk kekurangan dari ekspor langsung adalah memakan biaya
transportasi yang jauh lebih tinggi untuk mengirim produk dalam jumlah besar,
adanya hambatan dalam perdagangan, serta proteksionisme.
- Ekspor Tidak Langsung
Ekspor tidak langsung merupakan sebuah cara di mana barang dijual
melalui perantara di negara asal kemudian akan dijual oleh perantara tersebut
melalui suatu perusahaan manajemen eskpor dan perusahaan pengekspor.
Kelebihan dari ekspor tidak langsung ialah salah satu sumber daya
produksi yang terkonsentrasi dan tidak perlu menangani berbagai kegiatan ekspor
secara langsung.Akan tetapi, kelemahan dari ekspor tidak langsung yaitu pada
kontrol terhadap distribusi agak kurang dan juga pengetahuan seputar operasi di
negara lain juga kurang.
Biasanya industri jasa ini akan menggunakan ekspor langsung. Sedangkan pada industri manufaktur bisa saja menggunakan ekspor langsung ataupun ekspor tidak langsung.
2.Pemberian Lisensi

Lisensi juga sering diartikan sebagai suatu bentuk
pemberian izin untuk memanfaatkan pertama kali. Lisensi dapat juga diartikan
sebagai suatu bentuk pemberian izin untuk menggunakan hak atas kekayaan
intelektual, dimana dapat diberikan pemberi lisensi kepada penerima lisensi
dengan maksud supaya penerima lisensi dapat melakukan aktivitas usaha atau
memproduksi produk tertentu dengan memanfaatkan hak atas kekayaan intelektual
yang dilisensikan.
Sebagai Contoh pemberian lisensi pada Sony dan Philips
3.Aliensi Strategis

Usaha patungan (join venture) adalah bentuk khusus aliansi
strategis yang merupakan gabungan dua atau lebih perusahaan untuk menciptakan
entitas bisnis baru yang secara hokum terpisah dan berbeda dari induk
perusahaannya. Usaha patungan biasanya berbentuk perusahaan dan dimiliki oleh
induk perusahaan dengan proporsi sesuai hasil negoisasi.

4.Akuisisi
Menurut PSAK (Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan) No. 2, paragraf 08 tahun 1999, akuisisi adalah suatu penggabungan usaha dimana salah satu perusahaan yaitu pengakuisisi (acquirer) memperoleh kendali atas aktiva neto dan operasi perusahaan yang diakuisisi (acquiree) dengan memberikan aktiva tertentu mengakui suatu kewajiban atau mengeluarkan saham.
Berdasarkan bentuk dasar dan objek akuisisi
terdapat tiga prosedur dasar yang tepat dilakukan perusahaan untuk mengambil
alih perusahaan lain yaitu sebagai berikut
1. Akuisisi Saham
Cara pertama adalah dengan mengambil alih
perusahaan lain dengan cara membeli saham perusahaan tersebut, dibeli baik
secara tunai ataupun menggantinya dengan saham ataupun obligasi.
2. Merger atau konsolidasi
Cara kedua adalah dengan cara merger atau
menggabungkan dua perusahaan atau lebih sehingga nama salah satu perusahaan
dipakai untuk keduanya. Sedangkan konsolidasi digunakan untuk menunjukkan
penggabungan dari dua perusahan atau lebih dan kemudian kedua nama perusahaan
tersebut hilang dan digantikan dengan nama baru perusahaan gabungan.
3. Akuisisi Aset
Perusahaan dapat mengakuisisi perusahaan lain
dengan jalan membeli aktiva perusahaan tersebut. Cara ini akan menghindarkan
perusahaan dari kemungkinan memiliki pemegang saham minoritas. Akuisisi aset
dilakukan degan cara pemindahan hak kepemilikian aktiva-aktiva yang dibeli.
TUJUAN MELAKUKAN EKSPANSI BISNIS
Pengertian
Ekspansi
Definisi dari ekspansi adalah aktivitas meningkatkan skala
atau luas jangkauan sebuah usaha, yang ditandai dengan proses penciptaan pasar
baru, perluasan fasilitas, perekrutan pegawai, dan aspek terkait lainnya.
3 Motivasi Perusahaan Melakukan Ekspansi
·
Mengakses Calon Pelanggan Baru
Ekspansi ke pasar dunia diyakini akan memberi potensi untuk
meningkatkan pendapatan, laba dan growth jangka panjang, sehingga perusahaan dapat menjadi
perusahaan domestik yang mapan.
·
Mengefisienkan Biaya Sambil
Meningkatkan Daya Saing usaha.
Umumnya perusahaan melakukan ekspansi karena pasar domestik dan
industri mereka sudah terbatas. Dengan ekspansi, daya saing perusahaan
meningkat karena mengkapitalisasi kompetensi dan kapabilitas utamanya demi
memperoleh keuntungan kompetitif di pasar luar negeri, seperti halnya pada
pasar domestik.
·
Pemerataan Risiko
Ekspansi yang dilakukan perusahaan akan menyebar atau membagi risiko bisnisnya melalui perluasan jaringan pasar yang telah ada, sehingga beban per unitnya semakin ringan.Seiring perjalanan waktu, perusahaan yang tumbuh dengan konsisten dapat menjadi pusat evolusi komunitas serta ekonomi di sekitarnya. Selanjutnya lapangan pekerjaan baru bermunculan, berbagai usaha yang berkaitan pun akan turut berkembang.
7 Manfaat dan Tujuan dari Ekspansi Produk Adalah
·
Pertumbuhan dan Diversifikasi.
Untuk mencapai pertumbuhan skala, pasar saham, maupun
diversifikasi usaha yang cepat, perusahaan dapat melakukan merger maupun
akuisisi, karena dengan begitu perusahaan tidak memiliki risiko adanya produk
baru.
Ekspansi bisnis melalui merger atau akuisisi juga menjadikan
perusahaan mampu menekan pesaing, sehingga bisa lebih fokus menjalankan bisnis.
·
Sinergi
Sinergi yang baik paska merger atau akuisisi akan menghasilkan
perpaduan biaya overhead yang mampu meningkatkan pendapatan
dibanding sebelum merger.
Ketika perusahaan yang melakukan merger berada dalam kategori
bisnis yang sama, efektifitas sinergi akan jelas terlihat karena fungsi dan
tenaga kerja yang berlebihan dapat dihilangkan. Kerjasama dan komitmen yang
bagus memungkinkan usaha melanjutkan bisnis dengan lebih percaya diri.
·
Meningkatkan Dana
Bergabung dengan perusahaan yang punya likuiditas tinggi akan
membuat daya pinjam perusahaan meningkat, dan kewajiban finansial menurun.
·
Meningkatkan Skill Manajemen dan Teknologi
Peningkatan keterampilan manajemen dan teknologi perusahaan akan
bersumber dari perusahaan merger. Dampak positifnya terlihat pada peningkatan
motivasi kerja karyawan, sehingga produktivitas kerja meningkat.
·
Pertimbangan Pajak
Kerugian pajak bisa membebani perusahaan hingga > 20 tahun ke
depan, atau sampai kerugian pajak dapat tertutupi. Strategi perusahaan untuk
mengatasinya adalah dengan melakukan akuisisi terhadap perusahaan yang
menghasilkan laba, untuk memanfaatkan kerugian pajak.
·
Peningkatan Likuiditas Usaha
Perusahaan memiliki likuiditas yang lebih besar melalui merger
antar-perusahaan. Ketika skala perusahaan membesar, pasar saham akan lebih
luas, lebih mudah diperoleh, sehingga lebih likuid dibandingkan ketika
perusahaan masih kecil.
·
Proteksi dari Akuisisi (Pengambilalihan)
Proteksi ini dibutuhkan ketika sebuah perusahaan menjadi incaran
akuisisi yang tidak bersahabat, seperti: Target firm dalam
pembiayaan akuisisi perusahaan dengan utang, yang otomatis membuat kewajiban perusahaan
menjadi terlalu tinggi untuk ditanggung oleh bidding firm yang
berminat.
Contoh perusahaan Indonesia yang telah berkenspansi :
Inaco
Perusahaan yang didirikan pada tahun 1999 ini sudah tidak asing bagi masyarakat Indonesia. Dengan produk andalan yaitu nata de coco yang terbuat dari kelapa asli Indonesia. Perusahaan ini pada awalnya memiliki nama PT Niramas Utama, namun melihat ekspansi global dalam sektor nata de coco begitu diterima oleh Jepang, kemudian lahirlah merk Inaco yang merupakan singkatan dari Indonesia Nata De Coco. Perusahaan ini menyadari bahwa kelemahan produk Indonesia adalah kualitasnya yang kurang dan juga standar produksi perusahaan dibawah rata-rata. Oleh karenanya kedua hal tersebut yang menjadi fokus dari Inaco. Segmen menengah keatas kemudian menjadi sasarannya agar sesuai dengan upaya peningkatan kualitas dan standar produksi. Kini Inaco sudah menjadi produk global yang bisa diterima oleh dunia, karena kualitas produk dan inovasi yang terus dilakukan.
PERIKLANAN STANDAR INTERNASIONAL
International
advertising atau iklan internasional adalah iklan ditujukan untuk untuk audiens di lebih dari satu
negara. Jenis iklan ini sangat kompleks karena melibatkan beragam audiens.
Mengapa Iklan Internasional Lebih Kompleks?
Keragaman tersebut termasuk dalam
hal bagaimana mereka memandang atau menafsirkan simbol atau rangsangan,
menanggapi humor atau daya tarik emosional, serta dalam tingkat literasi dan
bahasa yang diucapkan.
Proses komunikasi iklan dengan
audiens target lebih kompleks karena komunikasi terjadi di berbagai konteks,
yang berbeda dalam hal bahasa, literasi, dan faktor budaya lainnya. Selain itu,
ada berbagai media berbeda yang memiliki keefektifan beragam antar satu negara
dengan negara lainnya.
Selanjutnya, pengaturan iklan juga
bervariasi. Ada perusahaan multinasional memusatkan keputusan dan anggaran
iklan dan menggunakan agen yang sama atau terbatas di seluruh dunia. Disisi
lain, ada perusahaan yang mendesentralisasi dan menyerahkan iklan di tangan
anak perusahaan lokal, menghasilkan penggunaan agen periklanan lokal yang lebih
besar.
Singkatnya, periklanan internasional
merupakan proses komunikasi yang terjadi dalam berbagai budaya yang berbeda
dalam hal nilai, gaya komunikasi, dan pola konsumsi. Ini melibatkan pengiklan
dan agen periklanan yang bervariasi antar perusahaan.
Proses
Proses komunikasi di pasar internasional melibatkan sejumlah langkah.
- Pengiklan menentukan pesan yang sesuai untuk audiens target.
- Menyandikan pesan sehingga akan dipahami dengan jelas dalam konteks
budaya yang berbeda.
- Pesan tersebut kemudian dikirim melalui saluran media ke audiens
yang kemudian menerjemahkan dan bereaksi terhadap pesan tersebut.
Pada setiap tahap dalam proses,
hambatan budaya dapat menghambat transmisi pesan yang efektif dan menghasilkan
miskomunikasi.
Iklan Standar Atau Disesuaikan?
Masalah penting dalam menentukan
strategi periklanan internasional adalah apakah kampanye iklan di buat seragam
di seluruh dunia ataukah disesuaikan dengan perbedaan di pasar lokal. Ini
tergantung pada tujuan iklan.
Jika tujuan iklan adalah untuk
mengembangkan citra perusahaan atau global yang kuat, maka kampanye
global yang seragam lebih mungkin digunakan. Sebaliknya, ketika tujuannya
adalah untuk meluncurkan produk atau merek baru, atau untuk lebih membedakan
produk atau merek dari merek atau produk pesaing lainnya, kampanye lokal yang
disesuaikan dengan pasar lokal menjadi lebih khas.
Keuntungan Dan Kelemahan Iklan Internasional
Kampanye global menawarkan sejumlah
keuntungan dan kelemahan. Diantaranya adalah:
- Menjadi sarana penting untuk membangun citra global yang kuat dan
koheren untuk perusahaan dan penawaran di seluruh dunia.
- Penggunaan citra yang sama di berbagai negara membangun keakraban
dan menghasilkan sinergi di seluruh pasar dunia.
- Memungkinkan pemanfaatan ide-ide bagus dan bakat kreatif secara
global.
- Penyeragaman dengan menggunakan satu kampanye akan memberikan
penghematan biaya besar.
Sementara itu, ada sejumlah risiko
yang perlu kita ketahui terkait dengan iklan internasional, diantaranya:
- Pengembangan beberapa kampanye lokal dapat menyebabkan duplikasi
upaya, menghasilkan citra merek yang tidak konsisten di seluruh negara
dan kebingungan dalam benak konsumen.
- Respons di seluruh negara dan budaya, serta ketersediaan media dan
peraturan pemerintah cenderung kampanye terstandarisasi. Meskipun
perkembangan
- Pengembangan salinan visual dan verbal yang bekerja secara efektif
di beberapa negara menimbulkan tantangan kreatif yang besar. Ini karena
pesan yang sama mungkin akan bermakna berbeda di negara lain.
KEBERHASILAN PRODUK / PERUSAHAAN INDONESIA DALAM MENAKLUKKAN PASAR INTERNASIONAL
Berikut adalah beberapa perusahaan indonesia yang telah menaklukkan pasar internasional dengan berbagai keunggulan produk-produknya
Sido Muncul
Perusahaan yang bermula dari industri jamu rumahan di Semarang pada tahun 1951 ini telah menyentuh pasar ASEAN, Hong Kong, Timur Tengah, Australia, Eropa, bahkan Afrika. Sido Muncul membawa 250 produk unggulan ke pasar global, dan berhasil menjadi merk yang begitu dikenal oleh masyarakat global. Perusahaan ini mengalami proses yang panjang dalam melakukan ekspansi pasar, yang mana negara-negara lain masih memandang sebelah mata dengan kehadiran obat herbal. Namun tantangan ini bisa dikelola dengan membangun pabrik dengan standar internasional untuk food suplement dan Sido Muncul melakukan ekspansi melalui kategori tersebut.
ABN
Perusahaan ini berkembang dalma sektor produksi alat kesehatan, yaitu tensimeter. Awalnya perusahaan ini hanya berkembang sebagai distributor alat-alat kesehatan, namun kemudian sang pemilik melihat adanya peluang dalam memproduksi komponen dari tensimeter yang terbuat dari karet. Terlebih, Indonesia kaya akan produksi karet sehingga potensinya sangat besar. Dengan strategi pemasaran dengan mengikuti pameran alat kesehatan di UEA, kini ABN sudah menjadi pilihan berbagai produsen tensimeter. Setidaknya kini ABN mengekspor produknya ke 30 negara, dengan jumlah 150.000 set per bulannya.
Polygon
Perusahaan sepeda ini begitu dikenal oleh masyarakat Indonesia. Namun siapa yang sadar, Polygon yang memulai produksinya di Sidoarjo, telah berekspansi menjadi perusahaan global. Kini produknya tersebar di 62 negara di seluruh benua, bahkan di Jerman dan Perancis terdapat 50 toko polygon. Fokus dari perusahaan ini adalah kualitas yang menjadi jaminan bagi para pengendaranya. Terlepas dari ambisi untuk mengglobal, polygon juga berupaya tetap menjadi kebanggaan lokal. Sehingga masih banyak kita jumpai toko Polygon dan juga Rodalink yang merupakan anak perusahaan.
Pertamina Lubricants
Keinginan Pertamina untuk menjadi perusahaan migas global, tergambar pada anak perusahaannya, PT Pertamina Lubricants. Perusahaan ini berfokus pada produksi pelumas dan melakukan ekspor hingga 25 negara di lima benua. Perluasan pasar memang menjadi visinya, karena industri pelumas yang cukup rentan. Pertamina Lubricants kemudian mengincar konsumen kelas atas melalui berbagai pameran otomotif, rally, maupun touring level dunia. Perusahaan ini menggandeng supercar – Automobili Lamborghini – untuk meningkatkan brand image dari Pertamina sendiri.
Telkom Indonesia
Perusahaan ini sebenarnya sudah mengincar pasar global sejak tahun 2000. Hal ini disebabkan bisnis dalam bidang telekomunikasi memiliki karakteristik yang sama dimanapun. Namun ambisi tersebut baru dapat direalisasikan pada tahun 2012 ketika kepemimpinan Arief Yahya memiliki prioritas utama ekspansi internasional. Dibentuklah Telkom Internasional (Telin) sebagai fondasi Telkom untuk memperkenalkan diri. Telkom juga melakukan hubungan G2G (government to government) dengan harapan dapat emmbuka akses untuk berekspansi. Sasaran pasarnya juga lebih pada negara-negara yang memiliki banyak warga negara Indonesia seperti Malaysia, Hong Kong, Timor Leste, Arab Saudi, dan juga Taiwan.
Semen Indonesia
Semen Indonesia dapat disebut sebagai BUMN pertama yang berstatus multinational corporation karena telah berhasil mengakuisisi perusahaan asing – Thang Long Cement, Vietnam – pada tahun 2012. Upaya ini dilakukan oleh Semen Indonesia untuk mendapatkan brand image yang kuat. Sasaran pasarnya pun kini begitu luas, terutama di ASEAN dan juga Asia Selatan. Bahkan pabriknya di Myanmar kapasitas produksinya 500.000 ton dan sedang dalam proses pengembangan menuju 1,5 juta ton. Pengembangan ini cukup menjanjikan, karena pasarnya yang juga luas.
Garuda Indonesia
Maskapai penerbangan asli Indonesia ini memang sudah mendapatkan citra yang cukup baik selama beberapa dekade terakhir. Dengan konsep layanan “Garuda Indonesia Experience”, maskapai ini berhasil bertahan di pasar global dengan menawarkan keunikan tersendiri dibandingkan dengan maskapai lainnya. Maskapai dengan jenis full service ini memanjakan penumpangnya dengan menyentuh 5 panca indera yang dimiliki manusia (penglihatan, pendengaran, penciuman, pengecap, dan juga sentuhan), yang dikaitkan pada kultur Indonesia. Kini maskapai tersebut dinobatkan sebagai maskapai bintang 5 dengan puluhan penghargaan baik dari Skytrax maupun CAPA.
GarudaFood
Perusahaan ini lebih berfokus pada produksi stik coklatnya, hingga banyak diterima oleh negara lain. Jika di Indonesia produk andalannya adalah Chocolatos, maka di India produknya diberi merk Gone Mad. Produk ini pun begitu diterima oleh pasar India. Proses pengembangan ini GarudaFood dilakukan dengan menggandeng Polyflex Pvt. Ltd untuk mendukung proses ekspansinya. Selain India, GarudaFood juga bekerjasama dengan perusahaan OEMnya di TIongkok. Perusahaan ini pada tahun 2008 kemudian mengakuisisi pabrik gula-gula Fuhua Jinjiang Yonghe untuk memperkuat posisinya di pasar Tiongkok.
Indomie
Produk yang merakyat ini nampaknya juga diterima oleh masyarakat dunia. Bagaimana tidak, Indomie dijual di 80 negara di berbagai benua di dunia. Pertama kali dibuat pada tahun 1970, kini Indomie yang berada ditangan Indofood telah memiliki pabrik di Malaysia, Arab Saudi, Nigeria, Kenya, dan lain sebagainya. Tentu di tiap negara dilakukan kerjasama denga perusahaan lokal, agar membuka akses yang lebih luas pada pasar. Benua Afrika kini menjadi fokus utama dari pengembangan, karena pasar yang begitu potensial disana. Dibuatlah pabrik di Nigeria dan Kenya, yang dapat menjangkau Afrika Barat dan Timur sekaligus. Jumlah investasinya pun tidak main-main, hingga US$ 7,3 juta. Pabrik ini memiliki kapasitas produksi 100 juta bungkus pertahun. Selain Afrika, pasar lainnya cukup besar, mengingat ciri khas yang dibawanya. Selain itu, Indomie juga selalu menjadi produk favorit bagi masyarakat Indonesia yang tinggal di luar negeri.
Mayora
Perusahaan yang dibentuk pada tahun 1982 ini dikenal sebagai produsen permen Kopiko, biskuit Malkist, hingga sereal Energen. Tidak puas berjalan di pasar lokal, kini perusahaan tersebut telah melakukan ekspansi ke pasar internasional. Ini diawali dengan melakukan ekspor ke negara-negara ASEAN yang kemudian meluas hingga memasuki pasar Amerika Latin. Kini setidaknya 80 negara telah menjadi pasar bagi Mayora. Strategi andalan dari perusahaan ini adalah “Mayora Marketing Way” yang mana tujuannya untuk memberikan sesuatu yang positif bagi seluruh pihak – konsumen, karyawan, dan juga stakeholders – untuk meningkatkan penjualan. Pada tahun 2014 perusahaan ini dinobatkan sebagai Top 100 Eksportir 2014 oleh Majalan SWA.


































